Minggu, 13 November 2011

Sabar & Sahabat

ada seorang anak yang banyak melakukan masalah dan mengganggu kehiupan temannya.
lalu datanglah sang ayah menghamprinya dan memberikannya banyak paku, kata sang ayah : pakulah pagar ini setiap kali kamu melakukan kesalahan atau menyinggung orang lain.
lalu dihari pertama sang anak memaku 37 aku pada pagar karena belum bisa mengendalikan dirinya, hari berikutnya dia mampu mengendalikan dirinya dan tibalah sampai dia tidak memaku satupun pada pagar. ternyata lebih mudah menahan diri dari pada memaku di pagar baginya.
lalu dengan riang gembira ia mendatangi ayahnya bahwa ia telah mampu untuk menahan diri.
lalu sang ayah memberi tahukan : bahwa besok setiap kali kamu mampu menahan diri maka cabutlah paku yang tertancap dipagar.
pada keesokan harinya ia mencabut paku yang menancap dipagar dikala ia mampu menahan dirinya dari berbuat esalahan dan tidak berbuat rusuh.
sampai paku yang menempel pagar telah tercabut semua lalu sang anak mendatangi sang ayah. lalu sang ayah berkata : lihatlah nak lubang yang engkau hasilkan ada pagar ini karena engkau telah memakunya!.
kau bisa saja tusukan pisau pada orang lain dan kau cabut pisau tersebut, tapi pasti akan meninggalkan luka, tidak perduli seberapa banyak kau meminta maaf, luka itu akan tetap ada.
luka hati sama juga halnya dengan luka fisik. begitu menyakitkan dan susah untuk dilupakan. oleh karena itu, berhati hatilah dalam berbuat sesuatu, agar tak membekas perkara yang buruk.

for sahabat sedunia